Melek Mesin, Bedanya DOHC-SOHC-OHV adalah....





Advertise with Anonymous Ads


hai brow, di tahun ni, meal ingin ngulas tentang mesin lagi ini brow, pernah gak si, kalian ngeliat ikan mobil ataupun motor yang bermesin DOHC, SOHC, ataupun OHV.? kalo pernah, pasti bingung kan, apa si itu semua? atau malah gak peduli, iah? jadinya yah gitu lah, yang penting belajar dulu kita brow..

Pertama Kali, kita harus tau dulu brow, bagaimana mesin 4 silinder itu bekerja, jadi gini, mesin 4 silinder itu adalah mesin pembakaran dalam dengan keempat silindernya terpasang mendatar satu arah di dalam bak mesin. Silindernya bisa diletakkan mendatar atau miring terhadap poros mesin. Mesin ini sangat umum dipakai pada mobil dengan kapasitas mesin kecil karena konstruksinya mudah. Meskipun demikian, tipe mesin seperti ini juga menimbulkan getaran, dan getarannya semakin parah ketika kapasitas dan kekuatan mesinnya bertambah. Oleh karena itu, mobil bertenaga tinggi menggunakan mesin yang lebih kompleks dan menggunakan lebih dari 4 silinder

Kerja mesin Silinder ini itu begini broo..

ngertikan yang biru itu bahan bakar broo...
okee.. lanjutt..
DOHC singkatan dari Dual-Overhead Camshaft, yang berarti bahwa setiap bank silinder memiliki dua camshaft mengendalikan katup. Untuk jenis mesin inline (hampir semua 4-silinder), yang memiliki satu bank silinder berbaris, ini berarti total 2 camshafts. Untuk mesin seri-V (V6, V8, V10) memiliki total 4 camshaft, karena setiap kepala katup terdapat camshafts ganda pada setiap kepala katup itu sendiri. Dengan memiliki dua camshaft per kepala, masing-masing camshaft difungsikan hanya untuk katup intake atau katup buang yang terletak tepat di atas katup. 
Dengan memiliki camshaft langsung di atas katup, hal ini menghilangkan kebutuhan untuk lengan rocker yang diperlukan dalam desain non-DOHC, dan dengan demikian mesin ini memiliki bagian yang bergerak lebih sedikit. Karena itu, mesin DOHC umumnya dapat keiritan lebih tinggi dibandingkan mesin lain karena mereka memiliki kurang valvetrain inersia yang dimana juga sebagai ruang gerak. Mesin DOHC memiliki prinsip kerja lebih sederhana dibandingkan dari mesin multivalve, karena mereka tidak memerlukan lengan rocker dan perangkat keras pendukung lainnya untuk masing-masing katup, sehingga memungkinkan untuk bergerak lebih mudah dan lebih efisien dari mesin. 

Kekurangan dari mesin DOHC adalah bahwa ukuran mesin ini sangat besar dan harga yang relatif tinggi. Memiliki 4 camshafts pada mesin ini mengakibatkan menghabiskan banyak ruang di katup dan membuat mesin mengambil lebih banyak ruang daripada mesin lainnya. Misalnya, motor Chevy Corvette memakan banyak ruang kurang dari mesin Cadillac Northstar, meskipun mesin Corvette berukuran enam liter dan Caddy hanya berukuran 4.6 liter. Memiliki camshafts tambahan juga membuat mesin membutuhkan penggunaan timing chain panjang atau belt. 
SOHC (single overhead camshaft) mesin yang mirip dengan mesin DOHC kecuali mesin ini memiliki satu camshaft per kepala (jadi salah satu jumlah camshaft untuk mesin inline, jumlah dua untuk mesin tipe-V). Ini membuat masalah yang melekat dengan desain DOHC yang membutuhkan ruang kurang karena memiliki banyak camshaft, tetapi memiliki kompleksitas mekanik tambahan karena tidak mungkin untuk menemukan satu camshaft langsung di atas kedua intake dan katup pembuangan, sehingga membutuhkan perangkat tambahan untuk menerjemahkan gerakan ke bergerak masing-masing pompa (valve) camshaft itu. Mesin tambahan ini menambah valvetrain inersia atau rauang gerak. Mesin SOHC juga membutuhkan timing chain panjang atau belt. 




Advertise with Anonymous Ads


OHV (overhead valve atau pushrod) merupakan mesin yang berada di ujung spektrum dari DOHC dalam dimana mesin ini adalah yang paling sederhana, ringan, dan desain yang paling murah digunakan dalam kendaraan saat ini. Pada mesin ini, selalu ada hanya satu camshaft, terlepas dari konfigurasi. Hampir semua mesin OHV modern dengan desain-V (dengan pengecualian menjadi Cummins turbodiesel, yang merupakan inline-enam). Camshaft terletak langsung di tengah-tengah mesin, di blok tersebut, di antara kedua bank silinder, dan menggerakkan katup dengan batang logam panjang yang disebut pushrods. Hal ini menyebabkan beberapa efek: 
  • Mesin OHV memiliki kepala mesin sederhana, karena mereka tidak mengandung camshaft dan hanya memiliki lengan rocker; 
  • Mesin OHV kepala jauh lebih kecil daripada desain lain, yang mengarah ke peningkatan efisiensi ruang; 
  • Mesin OHV umumnya tidak dapat rev setinggi desain lain karena pushrod menambahkan valvetrain inersia; 
  • Mesin OHV memiliki rantai timing yang umumnya permanen. 

ohh ia brow, mesin desain V itu, merupakan perkalian duanya dari mesin katup silinder, jadi misal teman-teman mendengar mesin V8, yang merupakan mesin yang memiliki katup empat sinder garis yang disusun bentuk V sehingga mengakibatkan tenaga yang lebih besar. Sama Hal dengan V6 ataupun V12.



oke, itu aja brow kali ini yah meal sharingnya, udah mumet ini brow..
hehehe...

untuk teman-temans yang ingin tahu juga tentang mesin jeep (diesel) langsung aja nih
http://www.ma-meal.ml/2014/07/motor-bakar-mesin-diesel.html





Advertise with Anonymous Ads

Jangan sampai ketinggalan postingan-postingan terbaik dari "Melek Mesin, Bedanya DOHC-SOHC-OHV adalah...." Subscribe:

BACA JUGA LAINNYA:

Print Friendly and PDF

2 Responses to "Melek Mesin, Bedanya DOHC-SOHC-OHV adalah...."

terima kasih telah berkunjung!!!